Desa Sumberagung, Pancur

Penulis: Septi Nur Alimah (Siswa SMA Negeri 1 Pamotan)

Desa Sumberagung, Pancur (Fotografer: Septi Nur Alimah)
Saya tinggal di desa Sumberagung. Desa ini merupakan salah satu desa dari 2013 desa di kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, provinsi Jawa Tengah. Jarak tempuh menuju desa Sumberagung tidak begitu sulit kita hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit dari kota kecamatan, dan 7 menit dari SMA N 1 PAMOTAN dengan kendaraan bermotor atau angkutan umum.

Desa Sumberagung memiliki udara yang sangat sejuk pada pagi, sore, dan malam hari. Sedangkan pada siang hari udaranya terasa panas. Hamparan sawah yang berada di tengah desa menjadikan pemandangan desa lebih indah dan menarik. Sawah-sawah yang terhampar rapi dan melintang luas menunjukkan pemandangan persawahan yang hijau dan sejuk,ditumbuhi tanaman petani serta pepohonan yang dapat memanjakan mata.

Saat pagi hari tiba, para petani sudah mulai beraktifitas di sawah. Dari yang mencangkul sawah, membajak sawah, memanen hasil pertanian, dan lain-lain. Meskipun keringat sudah mulai  bercucuran, tetapi mereka tetap semangat. Meskipun tidak terlalu banyak sawah, tetapi hasil pertaniannya bermacam-macam. Misalnya: jagung, padi, tebu, kacang-kacangan, dan sebagainya.

Pemandangan akan terlihat lebih indah ketika sore hari, saat matahari akan tenggelam. Yang dapat memberikan keindahan tersendiri saat dipadukan dengan hijaunya tanaman di sawah. Suara kicauan burung dan binatang lainnya di sawah juga memberi suasana yang tenang.

Desa Sumberagung juga memiliki beberapa tradisi, misalnya sedekah bumi dan ngalungi sapi. Desa Sumberagung bisa dikatakan lumayan maju karena fasilitasnya sudah mencukupi. Contohnya jalan raya, sekolah, dan tempat ibadah. Jalan Raya dri desa ke kota sudah cukup bagus, baik dari kota kecamatan maupun kota kabupaten. Sehingga memudahkan transportasi masuk ke desa.

Kehidupan masyarakat desa Sumberagung sangat rukun dan harmonis tanpa memandang suku dan status sosial. Masyarakat desa juga memiliki kebiasaan yang ramah dalam menerima orang baru atau tamu. Masyarakat sekitar menganggap tamu adalah orang yang harus dihormati dan dihargai.
Previous
Next Post »